PEER REVIEW PROCESS

Proses peer-review merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas dan integritas dari naskah pengabdian yang dipublikasikan di Jurnal NUSABHAKTI. Proses peer-review yang ketat ini bertujuan untuk memberikan umpan balik konstruktif kepada penulis guna meningkatkan kualitas naskah mereka, serta memastikan publikasi pengabdian yang bermutu tinggi.

PRINSIP UMUM

Jurnal NUSABHAKTI menerapkan Double-Blind Review sebagai standar, yaitu identitas penulis dan reviewer saling dirahasiakan sepanjang proses. Semua naskah diproses secara objektif, transparan, dan etis, dengan target mutu ilmiah dan integritas akademik.

PENGIRIMAN NASKAH

Seluruh proses Submision naskah hingga publikasi dilakukan pada OJS (Online Journal System), panduan submission naskah bisa dilihat disini. Saat mengirimkan naskah, penulis wajib memperhatikan hal-hal berikut:

  • Kesesuaian Scope: Naskah harus sesuai dengan fokus dan cakupan Jurnal NUSABHAKTI. Fokus dan cakupan dapat dilihat di sini.
  • Orisinalitas & Duplikasi Publikasi: Naskah yang dikirim belum pernah dipublikasikan atau sedang diproses pada jurnal lain, baik cetak maupun elektronik. Jika ditemukan adanya duplikasi publikasi, naskah akan ditolak atau ditarik sesuai kebijakan.
  • Plagiarism Check: Pemeriksaan dilakukan menggunakan iThenticate, yang dilakukan oleh Managing Director Jurnal NUSABHAKTI. Tingkat kemiripan maksimal yang diperbolehkan adalah 20%. Naskah dengan hasil cek tingkat kemiripan lebih dari 20% akan dikembalikan ke penulis untuk direvisi.
  • Referensi: Naskah setidaknya memuat minimum 10 referensi, dengan komposisi: ±80% sumber rujukan primer (jurnal dan/ atau prosiding mutakhir dan relevan sesuai topik yang dibahas) dan ±20% sumber rujukan sekunder.
  • Sitasi: Gaya sitasi yang digunakan adalah APA 7th Edition. Penulisan daftar pustaka wajib menggunakan Reference Management Software (contoh: Mendeley, Zotero, dll). Naskah yang masih menggunakan penulisan refrensi secara manual akan dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan revisi.
  • Format: Judul maks. 16 kata, Abstrak 200-250 kata, panjang naskah 6-14 halaman dalam format Microsoft Word (.doc/.docx).
  • Template: Naskah wajib mengikuti template resmi Jurnal NUSABHAKTI. Template dapat dilihat dan diunduh di sini.
  • Etika Publikasi: Penulis wajib menjunjung tinggi hak cipta, privasi, serta etika publikasi ilmiah yang berlaku di Jurnal NUSABHAKTI.
  • Pamantauan berkala: Setelah melakukan submission, penulisa diharapkan memantau secara berkala OJS jurnal NUSABHAKTI guna melihat perkembangan dari naskah yang telah disbumit.

Tahap Pre-Review

Naskah yang dikirim ke Jurnal NUSABHAKTI akan melalui dua tahap review, yaitu pre-review dan peer-review. Proses pre-review dilakukan oleh Managing Director yang meliputi pemeriksaan poin-poin berikut:

  • a. Focus and Scope: Naskah harus sesuai dengan cakupan Jurnal NUSABHAKTI. Naskah yang berada di luar scope Jurnal NUSABHAKTI akan langsung ditolak.
  • b. Pemeriksaan Plagiarisme: Pemeriksaan kesamaan/ plagiarisme dilakukan menggunakan iThenticate dengan skor maksimal 20%. Naskah dengan tingkat kesamaan di atas 20% akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi.
    (Nb: Pengecekan dilakukan dengan mengecualikan sirahan jurnal, identitas penulis (nama, afiliasi, dan email), ucapan penghargaan, konflik kepentingan, dan daftar pustaka).
  • c. Referensi: Naskah harus memuat minimal 10 referensi, dengan komposisi: ±80% sumber rujukan primer (jurnal dan/ atau prosiding mutakhir dan relevan sesuai topik yang dibahas) dan ±20% sumber rujukan sekunder.
  • d. Gaya Sitasi: Gaya sitasi yang digunakan adalah APA Style edisi ke-7 (American Psychological Association 7th Edition). Penulisan daftar pustaka wajib menggunakan Reference Software Manager (contoh: Mendeley, Zotero, dll).
  • e. Format Naskah: Dikirim dalam format Microsoft Word (.doc/.docx) dengan panjang naskah 6–14 halaman.
  • f. Judul: Maksimal 16 kata.
  • g. Abstrak: Antara 200-250 kata.
  • h. Template: Wajib mengikuti template resmi Jurnal NUSABHAKTI.

Dalam proses Pre-Review terdapat 3 kemungkinan hasil, yaitu:

  1. Lolos: Naskah dilanjutkan ke tahap peer review jika poin A-H sudah sesuai.
  2. Ditolak: Naskah tidak sesuai scope (poin A) dan/ atau terdapat ketidaksesuaian pada poin B-H.
  3. Revisi: Naskah dikembalikan untuk direvisi jika terdapat beberapa ketidak sesuaian komponen dari poin B-H.

Catatan Revisi: Naskah yang dikembalikan untuk direvisi, penulis diberikan waktu maksimal 7 hari untuk melakukan perbaikan dan mengirimkan kembali naskah tersebut. Selama proses ini, penulis wajib mengaktifkan fitur Track Changes serta memberikan Highlight pada bagian yang direvisi guna memudahkan Managing Director dalam melakukan pengecekan ulang.

Proses Peer-Review

Ketika naskah sudah lolos tahap pre-review, naskah akan dilanjutkan menuju tahap peer-review. Proses ini melibatkan Editor Jurnal untuk mengirimkan naskah kepada reviewer dan mengirimkan hasil review kepada penulis untuk dilakukan revisi.

Poses Peer-Review dilakukan oleh 2 reviewer independen yang ahli di bidang terkait dan dipilih berdasarkan kompetensi, pengalaman, serta integritas (tanpa konflik kepentingan). Para reviewer melakukan evaluasi secara objektif berdasarkan 5 komponen utama pengabdian masyarakat sebagai berikut:

  • Analisis Situasi & Permasalahan: Menilai ketajaman identifikasi masalah riil di mitra serta urgensi pelaksanaan kegiatan.
  • Solusi & Inovasi Metode: Menilai kesesuaian solusi dan kebaruan pendekatan/teknologi yang diterapkan untuk menjawab masalah mitra.
  • Partisipasi & Keterlibatan Mitra: Menilai kedalaman keterlibatan aktif mitra dalam proses perencanaan hingga evaluasi kegiatan.
  • Keberhasilan & Dampak: Menilai bukti nyata perubahan (sosial, ekonomi, atau perilaku) dan manfaat terukur yang diterima masyarakat.
  • Keberlanjutan (Sustainability): Menilai potensi kemandirian mitra untuk melanjutkan program secara kontinu setelah kegiatan berakhir.

Masing-masing reviewer memiliki waktu 7 hari dalam melakukan review. Jika dalam waktu 7 hari reviewer tidak menyelesaikan review serta tanpa ada keterangan, maka reviewer tersebut akan diganti oleh reviewer yang lain. Dalam proses review, reviewer dapat memberikan rekomendasi sebagai berikut:

  • Accept Submission: Naskah diterima untuk dipublikasikan tanpa revisi pada substansi.
  • Revision Required: Naskah dengan revisi minor, naskah dikirim kembali kepada penulis untuk direvisi (setelah penulis mengirimkan revisi, naskah dapat diterima untuk dilanjutkan menuju tahap Copyediting).
  • Resubmit for Review: naskah dengan revisi mayor. Setelah revisi dilakukan oleh penulis, naskah dikirimkan kembali kepada reviewer untuk direview Kembali. Reviewer maksimal bisa memberikan rekomendasi resubmit for review maksimal 2x. Setelah 2x dengan rekomendasi resubmit for review, naskah masih terdapat revisi mayor, maka reviewer berhak memberikan rekomendasi decline submission.
  • Resubmit Elsewhere: Naskah ditolak oleh reviewer dengan dua alasan, yaitu (1) Terdapat revisi mayor (rekomendasi: Resubmit for Review) sebanyak 2x; (2) Substansi naskah kurang sesuai untuk diterbitkan di jurnal NUSABHAKTI.

Keputusan Editor & Revisi Naskah

Keputusan akhir naskah ditentukan oleh Editor dengan mempertimbangkan kombinasi rekomendasi dari para reviewer sebagai berikut:

Reviewer 1 Reviewer 2 Keputusan Akhir Editor
Accept Submission Accept Submission Accept Submission
Accept Submission Revision Required Revision Required
Revision Required Revision Required Revision Required
Accept Submission Decline Submission/ Resubmit Elsewhere Resubmit for Review / Decline *
Revision Required Decline Submission/ Resubmit Elsewhere Decline Submission
Decline Submission/ Resubmit Elsewhere Decline Submission/ Resubmit Elsewhere Decline Submission

* Catatan untuk Skenario Terbagi (Split Decision):

Jika terdapat perbedaan pendapat yang kontras (satu reviewer menerima dan satu reviewer menolak), Editor akan melakukan peninjauan mendalam terhadap alasan penolakan. Jika penolakan didasarkan pada kelemahan substansi yang fatal, naskah akan dinyatakan Decline. Namun, jika naskah dianggap masih memiliki potensi untuk diperbaiki secara total, Editor akan memberikan kesempatan Resubmit for Review.

Penulis diberikan waktu maksimal 1–2 minggu (sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh para reviewer) untuk melakukan revisi naskah. Dalam proses revisi, semua hasil revisi digabungkan menjadi satu berdasarkan catatan dari kedua reviewer. Revisi dilakukan langsung pada naskah menggunakan Microsoft Word dengan fitur Track Changes diaktifkan serta memberikan highlight pada bagian-bagian yang direvisi untuk memudahkan editor dalam memeriksa perubahan/ revisi yang telah dilakukan.

Jika penulis tidak melakukan revisi dalam jangka waktu yang telah ditentukan dan tidak ada keterangan/ konfirmasi, maka naskah tersebut akan di decline.

COPYEDITING

Ketika seluruh proses Peer Review sudah selesai, maka naskah akan dilanjutkan menuju tahap Copyediting. Pada tahap ini penulis akan dikonfirmasi oleh editor dan diminta untuk mengisi Kembali metadata naskah meliputi; nama lengkap, asal instansi, alamat instansi, dan email masing-masing penulis.

Letter of Acceptance (LOA)

Penerbitan Letter of Acceptance (LOA) pada Jurnal NUSABHAKTI terdiri atas dua jenis, yaitu:

a. LOA Otomatis
Dikirimkan secara otomatis oleh sistem OJS melalui email penulis sesaat setelah naskah dinyatakan diterima untuk dipublikasikan.
b. LOA Manual
Dilampirkan oleh Managing Director pada bagian Discussion dalam sistem OJS setelah penulis melengkapi metadata naskah. 

Nb: LOA hanya akan diberikan kepada penulis ketika naskah telah selesai pada tahap Copyediting.

PRODUCTION & PUBLISH

Tahap terakhir yaitu tahap Production & publish, di mana naskah akan dimasukan pada current issue dan siap untuk diterbitkan.

Naskah akan ditolak (Decline) jika:
  • Naskah tidak sesuai scope.
  • Penulis tidak melakukan revisi tanpa ada keterangan apapun dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, baik pada tahap pre-review maupun peer-review.
  • Rekomendasi dari reviewer.
  • Terdapat indikasi double submission dan/ atau double publication pada jurnal lain.